Berawal dari lahan terbatas di lingkungan permukiman, warga RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Jakarta Timur, berhasil mengembangkan inisiatif yang mengintegrasikan pengelolaan sampah, peternakan, budidaya ikan, hingga energi terbarukan. Inisiatif bernama Survival Architecture Indonesia ini digerakkan oleh Pak Taufiq Supriadi, Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya, sebagai upaya menciptakan lingkungan yang produktif sekaligus meningkatkan kemandirian warga.

Dalam wawancara bersama Nusantara Livestock & Poultry (NLP) Expo 2026, Pak Taufiq menjelaskan bahwa keterbatasan lahan bukanlah penghalang untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. “Kami memulai Survival Architecture Indonesia di lahan sempit, terbatas, tidak ada tanah kosong, tetapi harus berdaya guna dan bermanfaat,” ungkapnya.

Salah satu penerapannya adalah mengolah sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot. Maggot dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan ikan, sementara kotoran serta sisa organik dikelola kembali untuk mendukung siklus produksi. Dari kegiatan tersebut, warga mengembangkan peternakan ayam dan budidaya ikan lele yang kemudian diolah menjadi berbagai produk, seperti lele tangkap, abon lele, dan lele marinasi.

Inisiatif ini tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan protein, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga. Bahkan, produk abon lele turut disalurkan untuk membantu korban bencana di Sumatera. Untuk mendukung kebutuhan energi, kawasan ini juga dilengkapi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 10 kilowatt-peak (kWp) yang didedikasikan bagi masyarakat sekitar.

Pengelolaan lingkungan dilakukan melalui empat metode pengolahan sampah, yaitu lubang resapan biopori, komposter, eco enzyme, serta mesin penghancur sampah yang mengolah sampah menjadi kompos. Menariknya, saluran air yang sebelumnya identik dengan kondisi kotor dan berbau juga disulap menjadi kolam ikan bertingkat (double decker) yang dimanfaatkan untuk memelihara ikan nila, lele, dan gurame.

Menurut Pak Taufiq, seluruh kegiatan tersebut berangkat dari tujuan sederhana, yaitu menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. “Jadi bagaimana warga kita punya uang, bagaimana kita juga lingkungan tetap nyaman, ya kita bergerak,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan protein masyarakat meskipun dengan keterbatasan lahan.

Melalui Survival Architecture Indonesia, Pak Taufiq menunjukkan bahwa integrasi peternakan, perikanan, pengolahan sampah, dan energi terbarukan dapat diterapkan di lingkungan permukiman. Ia berharap inovasi serupa dapat terus berkembang dan didukung oleh teknologi yang semakin ramah lingkungan.

Pak Taufiq juga menyampaikan harapannya terhadap penyelenggaraan NLP Expo 2026 agar dapat menghadirkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk solusi yang dapat diterapkan pada lahan terbatas. “Saya berharap NLP Expo 2026 itu kelak akan menghadirkan teknologi yang ramah lingkungan, bahkan memanfaatkan lahan terbatas seperti yang kami lakukan di Survival Architecture Indonesia,” tuturnya. Video wawancara lengkap bersama Pak Taufiq Supriadi dapat disaksikan melalui Instagram Reels berikut:

Dalam wawancara ini, Pak Taufiq turut menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Nusantara Livestock & Poultry (NLP) Expo 2026 dan mengajak masyarakat untuk hadir. Pendaftaran pengunjung telah dibuka secara gratis.

Cara Melakukan Registrasi:

  1. Buka situs nusantaralivestock.com/register/
  2. Klik tombol “REGISTER HERE”.
  3. Isi formulir registrasi dengan data diri yang valid.
  4. E-badge akan dikirimkan ke email Anda. Periksa folder Spam atau Junk jika belum masuk ke inbox.

Segera daftarkan diri Anda untuk menghadiri NLP Expo 2026 dan temukan berbagai inovasi, teknologi, solusi, serta peluang dalam industri peternakan dan unggas. Bertemu langsung dengan para pelaku industri, ikuti berbagai program, dan dapatkan insight dari para pemangku kepentingan yang hadir.

Hadiri NUSANTARA LIVESTOCK & POULTRY (NLP) EXPO 2026 pada 04–07 November 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Dapatkan informasi terbaru seputar pameran melalui Instagram @nusantaralivestock dan Facebook Official Nusantara Livestock & Poultry Expo.