Transformasi sektor peternakan menjadi agenda penting Indonesia dalam membangun ketahanan pangan, meningkatkan efisiensi, dan memastikan keberlanjutan. Di tengah tantangan seperti fluktuasi harga pakan, keterbatasan lahan, serta isu lingkungan dari limbah peternakan, dibutuhkan solusi inovatif yang mampu menghubungkan seluruh rantai produksi dari hulu ke hilir secara terintegrasi.
nusaQu, sebuah startup agritech asal Indonesia, mengambil peran strategis dengan menghadirkan solusi menyeluruh yang mencakup penyediaan ternak, pakan, pengolahan limbah, distribusi daging, hingga edukasi peternakan modern. Melalui pendekatan ini, nusaQu tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun ekosistem peternakan yang produktif, transparan, dan berkelanjutan.
Sejak berdiri, nusaQu telah mengembangkan berbagai lini usaha seperti Nusa Farm (penyediaan sapi, kambing, domba), Nusa Feed (pakan berkualitas dan manajemen nutrisi), Nusa Meat (distribusi daging segar dan olahan), serta Nusa Waste (pengolahan limbah ternak menjadi pupuk dan biourine bernilai tinggi). Selain itu, nusaQu juga menjalankan program Tabungan Qurban dan Kemitraan Ternak, membuka peluang bagi masyarakat luas untuk ikut serta dalam bisnis peternakan modern.
“Kami berkomitmen membangun integrasi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ekosistem peternakan, khususnya dalam pengembangan sapi lokal,” ujar Nanang Sugiarto, Founder & CEO nusaQu. Keunggulan nusaQu terletak pada jangkauannya yang luas: dari penyediaan hewan berkualitas, teknologi pakan yang efisien, distribusi produk daging halal, hingga inovasi pengelolaan limbah untuk pertanian. Dengan adanya program edukasi seperti Nusa Academy dan Intensive Livestock Bootcamp, nusaQu juga menanamkan pengetahuan modern kepada peternak, mitra, maupun investor, agar transformasi ini dapat berlangsung secara inklusif dan berkesinambungan.
Nusantara Livestock & Poultry (NLP) Expo 2025 menjadi panggung penting bagi nusaQu untuk menampilkan keunggulan ekosistem terintegrasinya. “Saya, atas nama nusaQu, sangat antusias mengikuti pameran ini. Di era sekarang, sektor peternakan dan pertanian semakin diminati, apalagi dengan adanya program swasembada pangan. Melalui NLP Expo, kami sebagai pelaku usaha di bidang peternakan dapat saling berbagi dan berdiskusi untuk menciptakan ekosistem peternakan yang lebih baik,” tambah Nanang.
Dengan semangat inovasi, visi berkelanjutan, dan fokus pada pemberdayaan peternak lokal, nusaQu siap mempercepat transformasi peternakan Indonesia menuju masa depan yang lebih produktif, efisien, dan ramah lingkungan. Ingin mengetahui lebih banyak insight menarik dari nusaQu? Simak wawancara lengkapnya di tautan berikut: https://www.instagram.com/reel/DNSdXlxSVFR/?igsh=MW13aTkyZnU2bGJ0cA==
Hadirilah NUSANTARA LIVESTOCK & POULTRY (NLP) EXPO 2025, “Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia”, pada 06 – 09 November 2025 di ICE, BSD City. Ikuti juga update seputar pameran ini di Instagram @nusantaralivestock dan Facebook Official Nusantara Livestock & Poultry Expo.
