Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia
The Premier Hub for Livestock and Poultry Professionals, Innovators, and Enthusiasts to Advance Farms and Foster Sustainable Growth in Indonesia.

04 – 07 November 2026 • Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City

Days to NLP 2026

Day(s)

:

Hour(s)

:

Minute(s)

:

Second(s)

Kesehatan hewan menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan industri peternakan Indonesia. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan protein hewani yang aman, cukup, dan terjangkau, penguatan industri peternakan tidak hanya membutuhkan peningkatan produksi, tetapi juga perhatian terhadap kesehatan hewan, keamanan pangan, serta penggunaan obat hewan yang tepat.

Hal tersebut disampaikan oleh Harris Priyadi, Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Periode 2025-2029. Menurutnya, ASOHI yang telah berkiprah selama 46 tahun tidak hanya berfokus pada upaya memajukan industri obat hewan yang lebih mandiri, tetapi juga memiliki tujuan untuk berkontribusi dalam menyediakan protein hewani yang aman dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

“Kita berkiprah pertamanya untuk memajukan industri obat hewan yang lebih mandiri, tapi sebenarnya grand design-nya atau tujuan dasarnya adalah membantu berkontribusi menyediakan protein hewani yang aman, cukup terjangkau, sehingga bangsa ini bisa tercukupi dari segi penyediaan protein hewani.” ujar Harris Priyadi.

Dalam perkembangannya, ASOHI juga turut memperkuat kolaborasi dengan berbagai organisasi dan pemangku kepentingan melalui konsep One Health, yang menempatkan kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan sebagai bagian yang saling berkaitan. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah antimicrobial resistance (AMR) atau resistansi antimikroba. Menurut Harris, isu AMR perlu mendapatkan perhatian serius dan membutuhkan kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk sektor kesehatan hewan dan kesehatan manusia.

Di sisi lain, Indonesia memiliki pasar yang besar sekaligus peluang untuk mengembangkan industri obat hewan di dalam negeri. ASOHI melihat pentingnya mendorong industri obat hewan agar dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, sejalan dengan peluang pertumbuhan industri peternakan yang masih terbuka. Ketersediaan obat hewan juga menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan ternak agar dapat mendukung rantai produksi protein hewani hingga sampai ke rumah potong.

ASOHI juga melihat bahwa ketahanan pangan atau food security perlu berjalan beriringan dengan food safety. Selain memastikan ketersediaan protein hewani, aspek keamanan pangan perlu menjadi perhatian sejak dari proses budidaya. Karena itu, ASOHI turut melakukan edukasi kepada anggotanya yang tersebar di 17 provinsi mengenai praktik peternakan yang dapat membantu menjaga kesehatan hewan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan antibiotika yang tidak diperlukan.

Dalam konteks tersebut, Nusantara Livestock & Poultry (NLP) Expo 2026 diharapkan dapat menjadi platform yang mempertemukan berbagai pihak dalam satu ekosistem. ASOHI melihat NLP sebagai ruang untuk mempertemukan pelaku industri, pemerintah, asosiasi, peternak, serta berbagai stakeholder untuk berbagi wawasan dan membangun kesamaan visi dalam mendorong industri peternakan Indonesia yang lebih mandiri.

“Kita berharap NLP bisa menjadi media atau platform di mana pelaku atau semua stakeholder, pemangku kepentingan itu bisa bertemu dan mempunyai satu visi: Indonesia bisa menyediakan protein yang sehat dengan mandiri, tidak terlalu tergantung.” tambah Harris.

Kolaborasi antara asosiasi, pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai stakeholder menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi serta membuka ruang pertukaran pengetahuan di bidang kesehatan hewan dan industri peternakan. Melalui pertemuan berbagai pihak dalam satu platform, NLP Expo 2026 diharapkan dapat mendorong diskusi mengenai teknologi, kesehatan hewan, keamanan pangan, inovasi, serta berbagai solusi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Simak testimonial Harris Priyadi, Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Periode 2025-2029, mengenai peran kolaborasi dan NLP Expo dalam mendukung kemajuan industri peternakan Indonesia melalui tayangan berikut:

Ke depan, NLP Expo diharapkan dapat terus berkembang dan menghadirkan semakin banyak perusahaan, peternak, teknologi, serta solusi inovatif dalam satu ekosistem. Dengan memperluas koneksi dan membuka lebih banyak peluang kolaborasi, NLP Expo dapat terus berkontribusi dalam mendukung kemajuan industri livestock dan poultry Indonesia. Jadilah bagian dari NLP Expo 2026 dan manfaatkan kesempatan untuk memperkenalkan inovasi, membangun koneksi, serta membuka peluang bisnis baru. Book your stand now at nusantaralivestock.com/book-a-stand/

Hadiri NUSANTARA LIVESTOCK & POULTRY (NLP) EXPO 2026 pada 04–07 November 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Dapatkan informasi terbaru seputar pameran melalui Instagram @nusantaralivestock dan Facebook Official Nusantara Livestock & Poultry Expo.